Sejarah
Desa Taman tidak terlepas dari sejarah Masyarakat di Kecamatan Sreseh
Kabupaten Sampang. Nama
desa ini diambil dari kata taman yang pada zaman dahulu kala menjadi
salah satu tempat bunga-bunga yang bertebaran sangat
luas dan menjadi
tempat para raja bersantai beristirahat melepas penat (Raja Mani’an) yang istananya berada
di daerah Dhaleman.
Seiring berjalannya waktu dan kondisi alam yang sudah mulai berubah memberikan dampak yang cukup ironis salah satunya berdampak pada kondisi lingkungan Desa Taman yang mengering hingga pada akhirnya Istana Dhaleman pindah dan begitu pula dengan tanaman bunga-bunga yang indah dan segar di desa taman juga ikut mengering, hal tersebut masih terjadi hingga saat ini. Perubahan dan pergantian musim di Desa Taman yang tidak menentu di setiap tahunnya dengan mengalami beberapa musim seperti musim kemarau, musim hujan dan musim angin sudah menjadi hal yang biasa. Jika sudah mendekati bulan terjadinya musim kemarau, masyarakat desa akan menadah air hujan ketika musim hujan yang nantinya air tersebut akan digunakan untuk kebutuhan di kala musing kemarau tiba.
Meski sejarah telah terjadi, tetapi nama
taman tetap dikenang dan hingga
sekarang nama desa ini adalah Desa Taman.
Adapun beberapa nama Kepala Desa yang pernah
menjabat di desa Taman adalah
:
1)
Bapak Nurahmat
2) Bapak Dahlan
3)
Bapak Tasid/Pak Mariyah
4) Bapak Imamuddin
5) Bapak Sa’eri,
6) Bapak Abusidin dan
7)
Bapak Moh. Jamali.
0 Comments