Desa Taman merupakan salah satu desa yang berada pada wilayah pesisir, desa ini memiliki kawasan ekosistem mangrove yang cukup luas. Ekosistem mangrove merupakan salah satu daerah yang memiliki produktivitas tinggi. Hutan mangrove memberikan kontribusi besar terhadap detritus organik yang sangat penting sebagai sumber energi bagi biota yang hidup di perairan sekitarnya. Ekosistem mangrove juga memiliki fungsi bagi lingkungan yakni sebagai pelindung pantai dari gempuran ombak dan arus.
Ekosistem mangrove sangat penting bagi lingkungan dan kehidupan biota, namun kondisi ekosistem mangrove pada Desa Taman memiliki sebuah masalah, yakni sampah. Sampah tersebut berasal dari limbah rumah tangga yang dibuang langsung ke laut dan sampah kiriman.
Melihat permasalahan tersebut pada tanggal 7 Juli 2023 Tim KKN 17 melakukan Upaya pelestarian berupa pembebasan ekosistem mangrove dari sampah (khususnya sampah plastik), upaya tersebut bertujuan untuk dapat mengurangi sampah pada kawasan ekosistem mangrove. Upaya kami tidak berhenti sampai di situ, Tim KKN 17 selanjutnya melaksanakan sosialisasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos melalui komposter aerob. Sosialisasi tersebut memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman serta memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan sampah. Sosialisasi tersebut diikuti oleh Kepala Dusun dan beberapa Perangkat Desa, dengan harapan melalui Orang-orang tersebut selanjutnya dapat disalurkan kepada warga. Berikut dokumentasi kegiatan pemeliharaan dan pembersihan mangrove dari sampah
0 Comments